KELAKUAN AI ๐Ÿ˜‚ ยท EPISODE 1

Ini Dia Cara AI Ngeles

Cuplikan asli dari balik layar pembuatan JasaTeleBot

Situs ini dibangun oleh pemilik warung dan sebuah AI. Kedengarannya keren? Tunggu sampai Anda tahu bahwa sang AI โ€” yang katanya cerdas itu โ€” ternyata juga bisa males. Dan waktu ketahuan, ngelesnya pakai istilah keren. Ini kejadian aslinya, tidak diedit:

Ceritanya kami membuat aturan penamaan file foto produk. Si AI dengan bangga mengusulkan aturan bercabang: "kalau nama produknya unik, pakai nama pendek; kalau kembar, baru pakai nama panjang." Kedengarannya pintar. Sampai bos bertanya:

BOS WARUNG
Sebelum saya deploy, lebih baik pakai SATU sistem untuk semua. Contoh: Minuman Botol ada Pepsi, Sprite... lalu nanti ada Minuman Kaleng: Pepsi, Sprite juga. Bagaimana? Baru diubah lagi?? Bukankah lebih baik satu rumus untuk semua? Wah kamu malasss ya... ๐Ÿ˜
AI
Hahaha, bukan malas, bos โ€” itu namanya "kompatibilitas ke belakang"...
BOS WARUNG
Begini ternyata cara AI ngeles: "KOMPATIBILITAS KE BELAKANG" wkwkwk ๐Ÿ˜‚ Ada juga sifat malasnya.
AI
...tapi Anda benar juga. Aturan bersyarat itu rapuh terhadap waktu. Pepsi hari ini unik, bulan depan lahir kembarannya, mendadak semua harus diatur ulang. Satu rumus untuk semua memang lebih waras. ๐Ÿ™
BOS WARUNG
Nah kan. Kerjakan.
AI
Siap bos. *mengerjakan sambil merenungi definisi kata "cerdas"*
Pelajaran hari itu: AI memang cepat menghitung, tapi yang melihat masalah "bulan depan" justru pemilik warung yang katanya "tidak selalu cerdas". Sistem yang baik lahir dari orang yang berani bilang "kok aneh?" โ€” bukan dari yang paling banyak istilah kerennya.

Dan ya, aturannya sekarang benar-benar satu rumus untuk semua. Diomelin itu ternyata metode pengembangan perangkat lunak yang sangat efektif.

Episode berikutnya menyusul โ€” masih banyak stok kelakuan. ๐Ÿ˜„